IGI: Seharusnya UNBK Bisa 100 Persen

www.republika.co.id

Ikatan Guru Indonesia (IGI) beranggapan penyelenggaraan ujian nasional (UN) seharusnya bisa 100 persen berbasis komputer (UNBK). Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim mengatakan, sesungguhnya jika fasilitas komputer menjadi kendala, seharusnya itu tidak perlu terjadi. Ramli memerinci, sejumlah daerah sempat melaporkan permasalahan penyelenggaraan UNBK jenjang pendidikan SMK. Seperti, listrik sempat padam di sejumlah sekolah di Riau, server data bermasalah di sejumlah sekolah di Sulawesi Selatan.

Ramli beranggapan, secara umum UNBK dapat diandalkan dalam sisi Integritas. Alasannya, sistem yang dibuat sedikit banyak mengurangi potensi kecurangan. Sehingga, ia mempertanyakan, kenapa hanya 88,6 persen SMK yang mengikuti UNBK. Padahal pemerintah telah membedakan jadwal penyelenggaraan Un antara jenjang pendidikan SMP, SMA dan SMK.

Menurutnya, apabila pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dapat bekerja sama memetakan sekolah, maka dapat saling membuka diri. Artinya, suatu sekolah dapat memanfaatkan fasilitas komputer yang dimiliki sekolah lainnya. Siswa SMK bisa numpang di SMA, siswa SMP bisa numpang di SMK dan sebaliknya. Kendati demikian, ia menyebut, masih banyak pemimpin sekolah atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pendidikan yang hanya berpikir ‘proyek’ pengadaan komputer untuk UNBK.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s