Kompetensi Kunci Hadapi MEA

Kompas, halaman 11

Peningkatan kompetensi bagi mahasiswa menjadi hal yang tak terelakkan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Supaya dapat bersaing di ASEAN, keterampilan lunak atau soft skill perlu terus diasah dan disiapkan.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Imansyah, di sela seminar ”Be A Successful Professional in ASEAN Economic Community Through Financial Market” di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (6/4), mengatakan, hadirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan peluang sekaligus tantangan. Semua pihak harus menyiapkan generasi muda dengan sertifikasi yang lebih baik lagi.

Ia menambahkan, dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih siap bekerja, pemerintah juga sudah tanggap dengan membuka studi-studi bersifat vokasional. Menurut dia, peningkatan literasi keuangan juga tak kalah penting. Untuk itu, perlu ekstensifikasi atau perluasan jangkauan dalam program pemahaman industri keuangan. Hal itu bisa dilakukan di sekolah-sekolah formal ataupun yang sifatnya nonformal.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW Christantius Dwiatmadja menambahkan, peningkatan kompetensi menjadi kunci agar Indonesia dapat bersaing di ASEAN. Selain meningkatkan keterampilan lunak (soft skill),  penataan tenaga pendidik juga dianggap penting. Meski masih bersifat short course, lanjutnya, pihaknya secara reguler mengirim mahasiswa dalam program pertukaran ke sejumlah negara, seperti Thailand dan Singapura.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s