Menag: Kedepankan Pemahaman Moderat

Kompas, halaman 12

Pemahaman agama yang moderat perlu terus dikedepankan di tengah kemajemukan bangsa Indonesia. Pemahaman keagamaan yang moderat itu tidak hanya mampu menghormati perbedaa, tetapi sekaligus juga melindungi dan mengayomi. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja (Raker) Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Rabu (12/4). Ia mengatakan, sebagai mayoritas, umat Islam di Indonesia berada di barisan paling depan dan paling bertanggung jawab dalam melindungi semua warga bangsa.

Menurut Lukman, berbagai fenomena munculnya paham-paham yang ingin memaksakan kehendak dan pemikirannya sendiri dan mudah menyalahkan pihak lain yang berbeda harus disikapi serius. Apalagi, paham-paham itu tidak hanya menyalahkan, tetapi juga telah mengafirkan pihak yang berbeda. Implikasi dari paham tersebut dapat memicu kekerasan. Alhasil, eksistensi bangsa Indonesia dipertaruhkan. Sebenarnya, dalam ajaran Islam betul-betul menegaskan untuk berhati-hati dalam menghakimi, menuduh, mendakwa seseorang itu kafir.

Dalam raker tersebut, Lukman menyerahkan penghargaan kepada sejumlah bupati/walikota di Jawa Tengah yang dinilai berjasa dan berkontribusi besar memberi dukungan kepada Forum Kerukunan Umat Beragama, yaitu kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Bupati Sragen Kusdinar Untung Sukowati. Lukman mengapresiasi kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s