26 Perguruan Tinggi Unggulan Jalani Program Asuh

Suara Pembaruan, halaman 17

Dirjen Pembinaan dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi  (Dirjen Kemenristekdikti), Intan Ahmad, mengatakan, berdasarkan hasil seleksi dan penilaian Kemenristekdikti, telah ditetapkan 26 perguruan tinggi (PT) unggulan yang akan menjalani program Asuh.

Dijelaskan dia, PT unggulan itu diberi dana hibah untuk membina institusi yang masih berakreditasi C, termasuk program studi (Prodi) yang masih terakreditasi C, dengan melakukan monitoring  dan pembinaan dalam implementasi klinik sistem penjaminan mutu internal (SPMI).

Surat kepurusan (SK) Dirjen Belmawa No. 179/SK/2017, telah menetapkan 26 PT Asuh tahun 2017. Direktur Penjaminan Mutu, Ditjen Belmawa Kemristekdikti, Aris Junaidi, mengatakan, dalam mengatasi masalah disparitas pendidikan, Indonesia memiliki jumlah PT yang banyak dibandingkan negara lain. Berdasarkan data Kemenristekdikti, total PT yang ada saat ini sebanyak 4.472 dengan mutu berbeda-beda. Disparitas mutu antar PT masih sangat tinggi.

Ia menuturkan, budaya mutu penting untuk tumbuhkan di perguruan tinggi. Mutu perguruan tinggi memiliki korelasi erat dengan lulusan yang dihasilkan. Namun demikian, kondisi mutu perguruan tinggi di Indonesia saat ini masih mengalami disparitas. Masih terdapat jurang pemisah perguruan tinggi bermutu baik dengan perguruan tinggi berakreditasi rendah.

Menyikapi disparitas PT, Aris mengatakan, Kemristekdikti telah membuat program terobosan untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia, yakni melalui program prioritas. Salah satunya adalah Program Asuh Perguruan Tinggi Unggul.

Ia menjelaskan, program ini merupakan program Kemenristekdikti untuk meningkatkan layanan, menumbuhkan budaya serta meningkatkan mutu prodi melalui penguatan sistem penjaminan mutu internal pada PT, yang dilaksanakan dengan program pengasuhan oleh PT unggul.

PT yang sudah unggul akreditasinya diharapkan dapat memberikan sharing best practice dan memberikan bimbingan. Sehingga PT yang berakreditasi C dapat terdorong dan terinsipirasi, serta akhirnya mampu melakukan praktik yang baik di perguruan tingginya masing-masing untuk meningkatkan akreditasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s