Menristekdikti Tekankan Kolaborasi Pendidikan Tinggi Antarnegara

www.republika.co.id

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir membuka Association of Southeast Asian Institutions of Higher Learning (ASAIHL) Conference 2017 di Makassar, Rabu (17/5). Konferensi bertema “Higher Education Challenges in Shaping The Nation Competitiveness” ini diselenggarakan oleh tuan rumah Universitas Hasanuddin (Unhas) Makasar selama tiga hari ke depan. Lebih dari 200 universitas di 28 negara menjadi anggota asosiasi ini.

Nasir menekankan pentingnya kolaborasi pendidikan tinggi antarnegara. Menurut Nasir, pendidikan, terutama pendidikan tinggi, adalah kekuatan untuk peningkatan kompetensi individu, kemajuan sosial masyarakat, dan pengembangan budaya. Melalui pendidikan, lanjut Nasir, seseorang menemukan tempat di dunia, memahami dunia, dan menumbuhkan sikap saling menghargai antarsesama.

Nasir menjelaskan, pendidikan tinggi memberikan kontribusi yang cukup kuat dalam pengembangan ekonomi dan kualitas hidup seseorang. Indikator positif ekonomi akan melesat tajam seiring tingkat pendidikan. Dalam persaingan global, kenaikan ekonomi setiap negara ditentukan oleh pendidikan nasional dan sistem inovasinya.

Nasir menjelaskan saat ini Indonesia sedang menitikberatkan pengembangan pendidikan tinggi dan inovasi pada 7+1 bidang fokus yang mendorong pengembangan ekonomi. Bidang fokus tersebut antara lain ketahanan pangan, kesehatan, teknologi informasi, transportasi, nanoteknologi, hankam, energi terbarukan, serta maritim. Untuk itu, menurut Nasir, dibutuhkan lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas. Lembaga pendidikan tinggi bertindak sebagai gatekeeper, diseminator dan pencipta ilmu-ilmu baru. Di masa depan, orang-orang yang keluar dari pendidikan tinggi adalah orang yang pandai membuat lapangan kerja baru, pembuat kebijakan, inovator sosial dan pemimpin bisnis.

Rektor Universitas Hasanuddin Dwi Aries Tina mengatakan, konferensi internasional ini menitikberatkan pada tiga pembahasan penting, yaitu kualitas dan relevansi pendidikan tinggi, akses dan kesetaraan, serta organisasi kesehatan pendidikan tinggi. Ia berharap konferensi ini dapat memberi masukan bagi pengembangan riset dan perguruan tinggi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s