Puluhan Siswa SMP di Sampang Berhenti Sekolah karena Menikah

www.antaranews.com

Sedikitnya 79 orang siswa SMP dari sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur berhenti sekolah, karena menikah di usia dini. Kepala Seksi Kurikulum Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Amir Sholeh mengatakan, jumlah siswa SMP yang berhenti sekolah karena alasan menikah ini diketahui berdasarkan laporan panitia penyelenggara ujian nasional beberapa waktu lalu.

Selain karena menikah di usia dini, sebagian di antara 79 siswa yang resmi berhenti dan tidak mengikuti ujian nasional tahun ini, karena ikut orang tuanya bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Amir Sholeh lebih lanjut mengatakan, peran unit pelaksana teknis Dinas Pendidikan di tingkat kecamatan kedepan perlu ditingkatkan, agar kasus serupa tidak terulang lagi. Unit tersebut berfungsi memberikan pengertian kepada orang tua siswa bahwa pendidikan itu penting  dan menjadi tanggung jawab orang tua, masyarakat, termasuk guru dan para tokoh agama.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sampang jumlah siswa SMP peserta ujian nasional 2017 sebanyak 8.965 orang siswa dengan jumlah siswa MTs sebanyak 6.261 orang siswa, sehingga total jumlah peserta UN untuk SMP dan MTs sebanyak 15.226. Namun dari jumlah itu, hanya sebanyak 15.147 orang siswa yang mengikuti ujian, karena 79 di antara berhenti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s