DPR: Program “full day school” Harus Bijaksana

www.antaranews.com

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menilai wacana kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menerapkan belajar delapan jam sehari di sekolah atau “full day school” harus bijaksana agar tidak menjadi suatu yang bertentangan dengan pola pendidikan berbasis agama. Ia menilai, pemerintah harus bijak dalam penerapan peraturan ini. Dia mengatakan hal lain yang penting juga adalah penyeragaman dalam penerapan kebijakan itu.

Taufik mengingatkan, jangan sampai di satu wilayah di Indonesia ada yang menerapkan sekolah lima hari namun di sisi lain ada yang tidak alias tetap menerapkan sekolah enam hari.  Selain itu Taufik mengingatkan agar kebijakan yang akan diambil pemerintah harus diterapkan secara berkelanjutan sehingga jangan sampai satu kebijakan diganti ketika menterinya berganti.

Menurut dia kalau kebijakan terus berganti maka akan terjadi kebingungan peserta didik misalnya saat ini pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) diambil alih oleh Pemerintah Provinsi yang banyak menimbulkan persoalan. Padahal di sisi lain menurut dia kesiapan anggaran di Pemerintah Provinsi dipertanyakan sehingga ada pengurangan daya tampung murid di tiap kelas mencapai 100 siswa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s