Penilaian pada Proses Belajar

Kompas, halaman 10, Kamis, 29 Juni

Guru hendaknya mengawasi perkembangan tiap-tiap siswa dalam proses pembelajaran. Penilaian bukan hanya fokus pada hasil akhir. Karena itu, otonomi bagi guru dibutuhkan agar guru dapat menyesuaikan materi pelajaran di kurikulum dengan kondisi tiap kelas. Untuk itu, perlu ada pelatihan guru yang berkesinambungan agar guru bisa memberi penilaian kepada siswa lebih dari sekadar menilai capaian kognitifnya atau angkanya. Hal itu diungkapkan Ketua Yayasan Cahaya Guru Henny Supolo. Ia menekankan bahwa keadilan di dalam proses pendidikan tidak berarti memberi ataupun meminta hal yang sama dari semua siswa. Sebab, kemampuan setiap siswa berbeda.

Pendapat serupa dikemukakan psikolog pendidikan Universitas Surabaya (Ubaya), Anindito Aditomo. Berdasarkan penelitian Ubaya bekerja sama dengan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan di lima SD di Surabaya dan empat SD di Bandung, ditemukan, rentang kemampuan siswa di dalam kelas yang sama berkisar 3-4 tahun. Ia mengemukakan, setiap siswa memiliki kecerdasan berbeda. Ada yang cerdas kognitif, ada yang cerdas motorik, ada pula yang cerdas secara afektif. Hal tersebut merupakan fitrah setiap manusia.

Masalahnya, lanjut Anandito, kurikulum sekolah bersifat kaku. Seluruh siswa diminta mencapai target yang sama dalam waktu sama. Padahal, tidak hanya kemampuan siswa yang berbeda, kondisi kelas juga sangat ditentukan oleh akses letak suatu wilayah serta ketersediaan sumber daya manusia.

Ia menambahkan, akan lebih ideal jika guru diberi otonomi mengembangkan materi ajar sesuai kondisi lapangan. Jadi, semestinya kurikulum menetapkan standar minimal, bukan maksimal. Penerapan standar bisa dilakukan bertahap, seperti di negara-negara maju. Misalnya, tingkat kelas I-III SD standar minimal hanya untuk pelajaran Bahasa Indonesia. Pada kelas IV-VI baru diterapkan standar minimal untuk Matematika. Menurut dia, hal ini memudahkan siswa untuk menyerap dan memahami materi karena mereka bisa fokus dan tidak terbebani standar seluruh mata pelajaran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s