Media Massa Berperan Besar dalam Pendidikan

Indopos, halaman 2

Media massa merupakan pilar kelima pendidikan setelah keluarga, sekolah, masyarakat, dan rumah ibadah. Pada era kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi dewasa ini, media massa sangat berperan dalam pembentukkan karakter masyarakat.

Wawan H. Purwanto, pengamat pendidikan dari Universitas Indonesia (UI) mengatakan, pentingnya peran media massa dalam pembentukkan karakter harus disikapi secara jeli oleh para praktisi pendidikan. Tentunya, ini menjadi acuan dalam melakukan rekonstruksi terhadap metode pembelajaran konvensional terutama pendidikan karakter pada anak.

Menurut Wawan, media massa bertanggung jawab atas munculnya spirit membangun atau bahkan sebaliknya justru memunculkan kemerosotan mental masyarakat. Media massa jangan hanya mengejar rating saja, tetapi harus mampu menjadi salah satu kekuatan nasional dalam memberikan pencerahan kepada publik, khususnya sektor pendidikan.

Mass Media Plays Big Role in Education

Indopos, page 2

Mass media is the fifth education pillar after family, school, society and the house of worship. In the current technology and information era, mass media has a strategic role to develop the character of society.

Education observer from University of Indonesia Wawan H. Purwanto said the important role of mass media to develop character must be appropriately responded by education practitioners. This situation must be used as a reference to reconstruct the conventional learning method, especially child character education.

According to Wawan, mass media was responsible for the emergence of constructive spirit or, on the opposite side, the society’s mental degradation. Therefore, mass media must not solely focus on rating but also should be able to be the national power to enlighten the public, particularly in education sector.

Indopos_Media Massa Berperan Besar dalam Pendidikan

Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kunci Negara Maritim

Media Indonesia, halaman 13

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Irman Gusman mengatakan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) kelautan merupakan salah satu kunci bagi Indonesia untuk dapat menjadi negara maritim yang tangguh.

Lebih jauh, iptek mampu memanfaatkan kekayaan laut dengan posisinya yang strategis dan menjadi sumber kekuatan dan kesejahteraan bangsa. Hal itu disampaikan Irman pada Dies Natalis Ke-52 Institut Pertanian Bogor (IPB), kemarin.

Penguasaan iptek kelautan yang utama adalah di bidang mineral, minyak, dan gas di dasar lautan. Peluang untuk mendapat manfaat dari dasar laut bukan hanya terdapat di dasar laut teritoris dan zona ekonomi eksklusif (ZEE), tetapi juga terbuka di perairan internasional.

Menurut Irman, Indonesia dianugerahi sumber daya alam yang melimpah dan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. Peran strategis dapat dimainkan perguruan tinggi dan lembaga riset nasional terhadap kekayaan negeri tersebut. Hal itu demi mewujudkan kejayaan maritim Indonesia.

Science and Technology Mastery Key to be Maritime Country

Media Indonesia, page 13

Regional Representatives Council (DPD) Speaker Irman Gusman asserted the mastery of marine science and technology was the key for Indonesia to be a strong maritime country.

In addition, science and technology can translate Indonesia’s rich marine resources along with its strategic geographical position to be the nation’s strength and welfare. It was conveyed by Irman in the Bogor Institute of Agriculture (IPB)’s 52th Dies Natalis yesterday.

The most important field for science and technology mastery is on the exploration and exploitation of mineral, oil and gas in the sea bottom. The opportunity to get benefits from the sea bottom is not only available in Indonesia’s sea territory and the exclusive economic zone (ZEE) but also in the international sea territory.

According to Irman, Indonesia had been granted abundant natural resources and rich biodiversity. Universities and national research institutions can play strategic roles to utilize the rich resources to achieve the Indonesia’s maritime greatness.

Media Indonesia_Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kunci Negara Maritim

Indonesia Berkomitmen Majukan Pendidikan

Koran Sindo, halaman 16

Indonesia memiliki komitmen besar dalam memajukan pembangunan pendidikan di kawasan Asia Tenggara, terutama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di setiap kawasan.

Head of PR and Partnership Southeast Asian Minister of Education Organization (Seameo) Regional Center for Food and Nutrition (Recfon) Fuad Hasan mengatakan, dari seluruh negara di Asia Tenggara, Indonesia adalah negara yang paling tinggi komitmennya untuk mengembangkan pendidikan Asia Tenggara.

Indonesia termasuk negara yang rutin memberikan pelatihan dan pendampingan bagi Laos dan Kamboja agar mereka selangkah lebih maju dalam bidang nutrisi dan makanan.

Fuad menjelaskan, komitmen besar Indonesia di Seameo juga terlihat dari enam research center yang beroperasi. Dibandingkan negara lain, Indonesia terbanyak dalam hal memiliki pusat penelitian, dibandingkan Thailand yang memiliki lima, dan Singapura yang hanya memiliki satu research center.

Indonesia Committed to Promote Education

Koran Sindo, page 16

Indonesia has a big commitment to promote education development in the Southeast Asia region, particularly to improve human resources quality in the region.

The Southeast Asian Minister of Education Organization (Seameo)’s Regional Center for Food and Nutrition (Recfon) Head of PR Fuad Hasan asserted among all countries in Southeast Asia, Indonesia has the highest commitment to develop education in the region.

Currently, Indonesia routinely provides trainings and assistances for Lao PDR and Cambodia to make them one step ahead in the issues of food and nutrition.

Fuad explained Indonesia’s big commitmen in SEAMEO could be seen in the functioning of its six research centers. Compared to other countries, Indonesia has the biggest number of research centers. For instance, Thailand and Singapore have five and one research centers respectively.

Koran Sindo_Indonesia Berkomitmen Majukan Pendidikan

Gubernur Instruksikan Pembatasan Iklan Rokok

Republika, halaman 5

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Zainul Majdi mengimbau kepada sekolah-sekolah di seluruh NTB agar tidak menggunakan sponsor perusahaan rokok untuk kegiatan yang melibatkan pelajar. Langkah itu dibutuhkan sebagai wujud implementasi NTB sebagai daerah ramah anak.

Tidak hanya itu, gubernur akan mengirimkan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota supaya membatasi iklan-iklan rokok. Khususnya di lokasi yang berdekatan dengan tempat peribadatan, sekolah, dan ruang-ruang publik yang didatangi oleh anak-anak.

Zainul meminta warganya untuk menanamkan nilai-nilai yang baik kepada anak-anak agar terhindar dari rokok, minuman keras, dan narkoba. Untuk itu, masyarakat harus bisa memberikan contoh keteladanan.

Sebagai tindak lanjut kebijakan tersebut, Wali Kota Mataram Selly Andayani mengaku akan menertibkan warung-warung yang menjual rokok kepada anak sekolah. Bebasnya penjualan rokok kepada anak-anak dinilai tidak mendukung langkah pemerintah daerah untuk menjadikan Mataram sebagai kota ramah anak. Oleh karena itu, penertiban akan dilakukan.