Tiga SD di Jakpus Ujian Berbasis Komputer

Media Indonesia, halaman 21

Tiga sekolah dasar di Jakarta mulai menerapkan ujian sekolah berbasis komputer (USBK). Ketiga sekolah tersebut berada di wilayah Jakarta Pusat, yaitu Sekolah Dasar Negeri (SDN) Menteng 03 di Jalan Cilacap No 5, SDN Menteng 02 di Jalan Tegal No 10, dan SD Santa Theresia di Jalan Tegal No 10.

USBK telah dilaksanakan Selasa (25/4) hingga kemarin dengan mata pelajaran pendidikan agama, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn), dan ilmu pengetahuan sosial (IPS). Kepala Seksi Pendidikan Dasar Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Agus Sulistyanto, Kamis (27/4), mengatakan, sebelumnya pihaknya belum mampu menggelar USBK, tapi tahun ini tiga SD unggulan di Jakarta Pusat mulai melaksanakan karena sudah siap secara infrastruktur.

Setiap sekolah yang melaksanakan USBK, lanjutnya, memiliki 20-25 komputer atau laptop. SDN Menteng 03 menyediakan 25 laptop dengan perincian 20 dari sumbangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta lima laptop sebagai cadangan jika sistem sedang bermasalah. Jumlah 25 laptop sebenarnya belum cukup memenuhi kebutuhan 57 siswa kelas 6 SDN Menteng 03. Karena itu, jam ujian pun dibuat bergiliran sebanyak tiga kali.

Yoda, 12, siswa peserta ujian, mengaku tidak kaget dengan ujian berbasis komputer ini. Hal itu karena sehari-hari dirinya sudah terbiasa menggunakan laptop. Kepala SDN Menteng 03, Akhmad Solikhin, menyatakan sistem komputer membuat proses ujian lebih cepat dan hemat. Siswa tak perlu mengisi biodata nama dan kelas seperti saat ujian berbasis kertas. Dengan memasukkan nama akun dan password, data siswa sudah tersambung ke sistem.

Three Central Jakarta Primary Schools implement Computer Based Exams

Media Indonesia, page 21

Three primary schools in Jakarta started implementing computer-based school exams (USBK). The three schools are located in the Central Jakarta area, namely State Primary School (SDN) Menteng 03 in Jalan Cilacap No. 5, SDN Menteng 02 in Jalan Tegal No 10, and Santa Theresia Primary School at Jalan Tegal No 10.

The USBK was held on Tuesday (25/4) until yesterday with subjects of religious education, Pancasila and citizenship education (PPKn), and social science (IPS).  Head of Primary Education Section of the Central Jakarta Education Agency, Agus Sulistyanto said, Thursday (27/4), that previously his party had not been able to conduct the USBK, but this year three flagship primary schools in Central Jakarta started to implement because they were ready infrastructure-wise.

Each school that conducts the USBK, he continued, has 20-25 computers or laptops. SDN Menteng 03 provides 25 laptops with the details of 20 from donations from the Ministry of Education and Culture and five laptops as backup if the system is in trouble. The total of 25 laptops is actually not enough to meet the needs of 57 students of grade 6 SDN Menteng 03.  Therefore, the exam hours were made three times in turns.

Yoda, aged 12, examinee student, admitted that he was not surprised/ taken aback by this computer-based exam. That is because he is used to using a laptop on a daily basis. The principal of SDN Menteng 03, Akhmad Solikhin, said that the computer system makes the exam process faster and economical. Students do not need to fill out their names and personal data such as in the paper-based tests. By entering the account name and password, the student data is already connected to the system.

Unpad Menjadi PTN dengan Peminat Terbanyak SNMPTN

www.antaranews.com

Universitas Padjadjaran kembali menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) dengan jumlah peminat SNMPTN Tahun 2017 tertinggi se-Indonesia, yakni mencapai 39.388 orang dengan jumlah pendaftar yang diterima 2.369 orang, atau sekitar 6,08 persen dari total pendaftar. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran, Dr Arry Bainus mengatakan, meskipun memiliki jumlah peminat tertinggi, angka ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

Arry mengatakan penurunan ini disebabkan adanya regulasi pembatasan jumlah pendaftar di setiap sekolah berdasarkan akreditasi. Sekolah berakreditasi A memiliki batasan jumlah pendaftar maksimal 50 persen, dari sebelumnya sebesar 75 persen.  Begitu pula sekolah berakreditasi B memiliki batasan maksimal 30 persen dari sebelumnya 50 persen.

Ia mengatakan dengan tingginya jumlah peminat maka Unpad menetapkan, calon mahasiswa yang diterima di jalur SNMPTN merupakan pendaftar pada pilihan pertama.  Selain itu, ia juga menilai, peserta yang lulus SNMPTN merupakan peserta dengan kualifikasi terbaik dan mampu bersaing dengan ribuan pendaftar lainnya.

Dia menjelaskan, program studi Kedokteran menjadi prodi dengan jumlah peminat tertinggi yaitu 3.769 orang, disusul prodi Manajemen (3.194), Farmasi (3.128), Ilmu Komunikasi (2.786), Akuntansi (2.690), Psikologi (2.626), Ilmu Keperawatan (2.468), Ilmu Hukum (2.221), serta Teknik Informatika (2.022).

Unpad is PTN with Highest Enthusiasts in SNMPTN

www.antaranews.com

Padjadjaran University once again became the state university (PTN) with the highest number of enthusiasts throughout Indonesia in the SNMPTN (state higher education entrance national selection) for 2017, which reached 39,388 people with 2,369 applicants accepted, or about 6.08 percent of the total applicants.  Vice Rector for Academic and Student Affairs of Padjadjaran University, Dr Arry Bainus said that despite having the highest number of enthusiasts, this number has decreased compared to last year.

Arry said that the decline was due to a regulation, limiting the number of applicants in each school based on their accreditations. Schools that are accredited A have a maximum number of applicants of 50 percent, from previously 75 percent. Similarly, schools with B accreditation have a maximum limit of 30 percent from previously 50 percent.

He said that with the high number of enthusiasts, Unpad set for prospective students accepted through the SNMPTN path are the first choice registrants. In addition, he also assessed that participants who passed the SNMPTN are the participants with the best qualifications and are able to compete with thousands of other registrants.

He explained that the Medical study program is one with the highest number of enthusiasts reaching 3,769 people, followed by Management (3,194), Pharmacy (3.128), Communication Studies (2.786), Accounting (2,690), Psychology (2,626), Nursing (2,468), Law (2,221), and Informatics Engineering (2,022).

Link: http://www.antaranews.com/berita/626311/unpad-menjadi-ptn-dengan-peminat-terbanyak-snmptn

Jurusan Kedokteran dan Ekonomi Jadi Incaran

Republika, halaman 5

Universitas Padjajaran kembali menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) dengan jumlah peminat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 tertinggi se-Indonesia. Jumlah pendaftar mencapai 39.388 orang. Sedangkan, yang diterima hanya 2.369 orang atau sekitar 6,08 persen dari total pendaftar.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjajaran, Arry Bainus, menjelaskan, meskipun jumlah peminat tertinggi, angka ini menurun dibanding tahun lalu. Penurunan ini disebabkan regulasi pembatasan jumlah pendaftar. Sekolah berakreditasi A memiliki batasan jumlah pendaftaran maksimal 50 persen dari sebelumnya 75 persen. Begitu pula sekolah berakreditasi B memiliki batsan maksimal 30 persen dari sebelumnya 50 persen.

Menurut data dari Unpad, kedokteran menjadi prodi dengan jumlah peminat tertinggi, yaitu 3.769 orang, disusul prodi manajemen 3.194 orang, farmasi 3.128 orang, dan ilmu komunikasi 2.786 orang. Yang mendaftar prodi akuntansi sebanyak 2.690 orang, psikologi 2.626 orang, ilmu keperawatan 2.468 orang. Sisanya, pendaftar ilmu hukum mencapai 2.221 orang dan teknik informatika sejumlah 2.022 orang.

Sementara itu, Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, menerima 1.640 mahasiswa baru dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017. Kepala Humas Unand Dafruddin menyebutkan, jumlah 1.640 mahasiswa baru ini disaring dari puluhan ribu peminat yang memilih Unand sebagai pilihan pertama dan kedua. Prodi ilmu hukum menjadi paling diminati. Prodi ini menerima 123 orang.

Departments of Medicine and Economics Sought After

Republika, page 5

Padjadjaran University is again the state university (PTN) with the highest number of enthusiasts throughout Indonesia in the State Higher Education Entrance National Selection (SNMPTN) 2017.  The number of applicants reached 39,388 people. Meanwhile, only 2,369 people are accepted/admitted or about 6.08 percent of the total applicants.

Vice Rector for Academic and Student Affairs of Padjadjaran University, Arry Bainus, explained, despite the highest number of enthusiasts, this figure decreased compared to last year. This decrease is due to regulation limiting the number of registrants. Accredited A schools have a maximum registration limit of 50 percent from previously 75 percent. Similarly, accredited B schools have a maximum limit of 30 percent from the previous 50 percent.

According to data from Unpad, medicine is the study program with the highest number of enthusiasts, i.e.: 3,769 people, followed by management with 3,194 people, pharmacy with 3,128 people, and communication science with 2,786 people. Those registering for the accountancy study program total 2,690 people, psychology with 2,626 people, nursing science with 2,468 people. The remainder, law registrants reached 2,221 people and informatics engineering total 2,022 people.

Meanwhile, the University of Andalas (Unand) Padang, West Sumatera, accepted 1,640 new students from the State Higher Education Entrance National Selection (SNMPTN) 2017. Head of Unand Public Relations Dafruddin said the number of 1,640 new students is screened from tens of thousands of enthusiasts who chose Unand as the first and second option. Law study program is the most popular. This study program accepted 123 people.

Kanada Bidik Kerja Sama Bidang Vokasi Industri

www.antaranews.com

Kanada membidik kerja sama bidang vokasi industri dengan Indonesia, demikian disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai bertemu dengan Duta Besar Kanada di Indonesia Peter MacArthur.b Airlangga mengatakan, Kanada merupakan salah satu negara yang kuat dalam bidang vocational training. Salah satu yang dibicarakan adalah kerja sama bidang vokasi.

Menurut Airlangga, Kanada tertarik untuk terlibat membangun sekolah vokasi industri di dalam kawasan industri. Dirjen Industri Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kemenperin Harjanto menyampaikan, pemerintah menawarkan Kanada untuk mengembangkan pendidikan vokasi di Bintan. Di Bintan akan dibangun kawasan industri khusus industri MRO (Maintainance Repair and Overhaul) atau perawatan dan perbaikan pesawat. Menurut Harjanto, industri MRO tengah berkembang pesat di Indonesia saat ini, sehingga membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap pakai.

Pembangunan sekolah vokasi khusus industri MRO akan sangat membantu untuk terus memajukan industri ini di Indonesia. Pasalnya, industri MRO di dalam negeri baru mampu memenuhi 30 persen dari seluruh kebutuhan perawatan dan perbaikan pesawat di Indonesia.