Bersihkan Kampus dari Paham Radikalisme

Media Indonesia, halaman 1

Merebaknya intoleransi, radikalisme, dan terorisme di masyarakat, termasuk di kampus, membuat pimpinan 55 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) seluruh Indonesia membuat deklarasi untuk menghalaunya.

Terkait dengan hal itu, Forum Rektor Indonesia pun menyatakan hal sama. Wakil Ketua FRI Asep Saifuddin mengatakan walaupun ibaratnya hanya 1-2 kampus, tetap saja kampus merupakan tempat kaum intelektual dan calon intelektual. Karena itu, perlu kesepahaman bersama untuk memegang teguh Pancasila. Menurutnya, sebagai landasan ideologi negara, Pancasila sudah lengkap tinggal bagaimana kampus bisa mengisi Pancasila tersebut. Bila kampus sudah memegang teguh Pancasila sebagai landasan ideologi, lanjut Asep, segala paham negatif bisa diminimalisasi.

Sebelumnya, sebanyak 55 pemimpin PTKIN seluruh Indonesia sepakat menolak segala bentuk paham intoleran, radikalisme, dan terorisme. Mereka membuat Deklarasi Aceh. Deklarasi itu dibacakan Ketua Forum Pimpinan PTKIN Se-Indonesia, Dede Rosyada, pada 26 April saat pembukaan Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (Pionir) VIII di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh.

Di dalam deklarasi tersebut meyebutkan bahwa pimpinan PTKIN berjanji melarang berbagai bentuk kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila, dan anti-NKRI, intoleran, radikal dalam keberagamaan, serta terorisme di seluruh PTKIN

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud, Hamid Muhammad mengungkapkan terdapat tiga sumber utama radikalisme di lembaga pendidikan, khususnya di sekolah, yakni dari buku bacaan, dari guru, dan yang sulit dikontrol dari media atau media sosial.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s